Tuesday, November 22, 2011

Memilih Telur Ayam yang Sehat

Agricultural Engineering -  Sebagai sumber protein yang murah, telur juga bermanfaat untuk mencegah serangan jantung. Salah satunya dengan memilih telur yang kaya akan antioksidan, yakni telur yang berasal dari ayam yang diberi pakan mengandung asam lemak omega-6 lebih rendah.


"Antioksidan dalam telur ayam bisa mengurangi efek oksidasi kolesterol dalam darah yang berpengaruh pada penyempitan arteri," kata Niva Shapira, profesor nutrisi dari Universitas Tel Aviv, Israel, yang melakukan riset mengenai telur.

Manfaat antioksidan hanyalah salah satu dari sederet manfaat telur. Akan tetapi Anda juga perlu mewaspadai kandungan kolesterol dalam telur. Orang yang memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi hanya diperbolehkan mengasup kurang dari 200 mg kolesterol per hari, ini berarti dilarang mengonsomsi kuning telur karena kandungan kolesterolnya mencapai 213 mg.

Berikut adalah tip untuk memilih telur ayam yang sehat.

Pilih yang kaya omega-3 "Label telur yang mengandung omega-3 berarti jaminan bahwa induk ayam telah diberi pakan yang tinggi omega-3 sehingga meningkatkan kadar asam lemak sehat dalam telurnya," kata Kathy Nichols, ahli nutrisi dari California. Telur yang mengandung omega-3 memiliki 400 mg EPA (eicosapentaenoic acid) dan omega-3 DHA ((docosahexaenoic acid) . Telur ayam biasa hanya mengandung 40 mg.

Warna coklat atau putih?
Pada dasarnya tidak ada perbedaan nutrisi antara telur ayam yang berwarna kecoklatan atau putih.

Tak harus organik
Telur ayam organik berarti peternakan ayam itu memberi pakan ternaknya dengan makanan organik dan ini berarti akan mengurangi pestisida di bumi. Namun dari sisi kesehatan, sebenarnya hal ini tidak banyak berpengaruh karena toksin dari pestisida tidak berpengaruh pada telur itu sendiri.

Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Oregon menemukan meski berlabel organik telur tersebut memiliki level omega-3 yang sama dengan telur biasa. Dengan kata lain, pemberian pakan organik tidak berpengaruh pada kadar nutrisinya, demikian pula halnya dengan ayam yang dilepas atau dikandang.

Sumber : Mens Health

No comments:

Post a Comment