Saturday, November 19, 2011

Cabai Bisa Melawan Kanker Prostat

Agricultural Engineering - Capsaicin, senyawa yang membuat cabai terasa pedas, ternyata bisa memicu sel-sel kanker prostat untuk bunuh diri. Demikian diungkapkan para peneliti Jepang dan AS.

Capsaicin membuat sekitar 80 persen sel-sel kanker prostat manusia yang ditanamkan pada tubuh tikus untuk mematikan dirinya sendiri, dalam suatu proses yang disebut apoptosis.


Tumor-tumor kanker prostat di tubuh tikus yang diberi capsaicin mengecil hingga seperlima ukuran tumor pada tikus yang tidak diberi capsaicin, kata para peneliti yang menuliskan hasilnya di journal Cancer Research.

"Capsaicin memiliki efek anti penumbuhan yang ampuh untuk sel-sel kanker prostat," kata Dr. Soren Lehmann dari Cedars-Sinai Medical Center dan Sekolah Kedokteran Universitas California, Los Angeles.

"Senyawa ini secara dramatis juga memperlambat pertumbuhan kanker prostat dari sel-sel manusia yang ditumbuhkan di tubuh tikus."

Walau memang jauh lebih mudah menyembuhkan kanker pada tikus yang diberi tumor manusia daripada di tubuh manusia itu sendiri, namun penemuan di atas memunculkan harapan akan pengobatan kanker yang efektif di masa mendatang. Ini terutama lebih menyenangkan bagi mereka yang menyukai makanan pedas.

Lehmann memperkirakan tikus-tikus dalam percobaan telah mengkonsumsi capsaicin setara dengan 400 miligram capsaicin untuk manusia, tiga kali seminggu. Jumlah ini bisa didapatkan pada tiga hingga delapan cabai habanero (cabai paling pedas), tergantung seberapa pedas rasanya.

kanker prostat adalah kanker paling umum dijumpai pada lelaki di dunia. Secara global, sekitar 221.000 pria meninggal tiap tahun karena kanker prostat.

sumber : situshijau.co.id

No comments:

Post a Comment